Menu

Emas Menguat Jelang Data Inflasi AS Seiring Meningkatnya Spekulasi Penurunan Suku Bunga

Amastya 12 Aug 2025, 19:48
Seorang karyawan menempatkan ingot emas murni 99,99% di ruang kerja di Pabrik Pemurnian & Manufaktur Logam Mulia Novosibirsk /Reuters
Seorang karyawan menempatkan ingot emas murni 99,99% di ruang kerja di Pabrik Pemurnian & Manufaktur Logam Mulia Novosibirsk /Reuters

Emas cenderung berkinerja baik selama periode pelonggaran kebijakan dan ketidakpastian pasar.

Trump telah berulang kali mengkritik Fed karena tidak memangkas suku bunga lebih agresif, dan pasar juga memperhatikan siapa yang akan dicalonkannya untuk menggantikan Ketua saat ini Jerome Powell ketika masa jabatannya berakhir pada bulan Mei tahun depan.

Sementara itu, seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi kepada Reuters bahwa Trump telah menandatangani perintah eksekutif pada hari Senin yang memperpanjang jeda tarif AS yang lebih tinggi terhadap impor China selama 90 hari lagi, sebuah langkah yang dapat meredakan kekhawatiran akan ketegangan perdagangan baru dan mengurangi permintaan aset safe haven.

Pasar logam mulia yang lebih luas

Pada logam mulia lainnya, perak spot naik 0,6 persen menjadi $37,81 per ons, platinum naik 0,6 persen menjadi $1.334,24, dan paladium naik 0,7 persen menjadi $1.143,93, menurut data Reuters.

Sementara jaminan Trump bahwa impor emas batangan tidak akan dikenakan tarif AS menenangkan beberapa kegelisahan pasar, para pedagang masih menunggu klarifikasi formal menyusul putusan pengadilan federal baru-baru ini yang menyebabkan ketidakpastian di sektor tersebut.

Sambungan berita: (***)
Halaman: 234Lihat Semua