Dirut Agrinas Mundur, Rocky Gerung Peringatkan Prabowo Ada yang 'Tak Beres' Ditubuh BUMN dan Danantara
Kasus Agrinas menggambarkan paradoks dalam kebijakan BUMN saat ini. Di satu sisi, Presiden Prabowo ingin mempercepat penyediaan pangan sebagai bagian dari visi ketahanan nasional. Di sisi lain, holding yang bertugas mengelola dan menyalurkan modal justru gagal memberikan dukungan dasar.
Kondisi ini tidak hanya menghambat program pangan, tetapi juga berpotensi merusak kepercayaan investor, baik domestik maupun asing. Dalam ekonomi yang semakin terintegrasi, reputasi sebuah holding raksasa seperti Danantara akan memengaruhi persepsi terhadap seluruh ekosistem BUMN.
“Kalau superholding ini jadi ajang bancakan politik, bukan hanya visi ketahanan pangan yang gagal, tapi juga kepercayaan publik dan investor akan runtuh,” ujar Rocky.
Ujian Kepemimpinan Presiden
Pengunduran diri Dirut Agrinas menjadi ujian awal bagi Presiden Prabowo. Publik menanti apakah pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Danantara atau justru meredam isu ini tanpa perubahan berarti.
Rocky menekankan pentingnya langkah konkret.