Menu

Rocky Gerung Sentil Jokowi: Presiden Bukan Bapak Bangsa, Kok Tak Boleh Dikritik?

Zuratul 21 Aug 2025, 11:04
Rocky Gerung Sentil Jokowi: Presiden Bukan Bapak Bangsa, Kok Tak Boleh Dikritik?
Rocky Gerung Sentil Jokowi: Presiden Bukan Bapak Bangsa, Kok Tak Boleh Dikritik?

Selain menyoroti politik nasional, Rocky juga menyinggung budaya akademik di kampus yang menurutnya masih sarat feodalisme. Ia menolak pandangan bahwa ruang akademis hanya milik rektor atau profesor, dan menekankan bahwa mimbar akademik harus terbuka bagi setiap orang yang memiliki argumen.

UGM jangan sampai jadi Universitas Gajah Merah. Mimbar akademis bukan milik pejabat kampus, melainkan semua civitas akademika yang punya dalil. Kalau perlu, mahasiswa berani bilang: dosen tolol, guru besar bodoh, supaya terjadi dialektika,” ujar Rocky.

Menurutnya, tanpa dialektika, universitas hanya akan melahirkan kepatuhan buta dan kehilangan peran sebagai penjaga rasionalitas publik.

Presiden Bukan 'Bapak Bangsa'

Rocky juga menolak konsep presiden sebagai “bapak bangsa” yang tidak bisa dipersoalkan. Ia menyebut logika itu feodalistik dan menghambat partisipasi rakyat dalam mengawasi kekuasaan.

“Kalau bapakmu, kamu memang tidak pilih. Tapi presiden kita pilih setiap lima tahun. Karena itu, presiden sah untuk dipersoalkan. Kedaulatan ada di tangan rakyat, bukan pada simbol bapak bangsa,” kata Rocky.

Sambungan berita: Respons Pihak UGM dan Istana
Halaman: 234Lihat Semua