Syahganda Nainggolan Sebut Prabowo Ditarget 2 Tahun Turun Tahta
Komunikasi publik yang tertinggal memperparah keadaan. Tidak ada jurubicara presiden yang mampu menjawab isu-isu secara cepat dan meyakinkan.
Simpul-simpul masyarakat seperti ulama, petani, buruh, hingga guru pun belum dirangkul secara sistematis untuk menyampaikan narasi positif pemerintah. Padahal, menurut Syahganda, kehadiran mereka sangat penting.
“Kalau ulama, petani, buruh bicara langsung ke rakyat, itu lebih dipercaya ketimbang seribu rilis dari istana,” ucapnya.
Syahganda juga mengingatkan faktor usia Presiden yang mulai menua dapat memengaruhi ketegasan.
“Prabowo ini punya legacy tegas. Tapi usia kadang membuat beliau lebih gampang memaafkan lawan. Itu dimanfaatkan. Lawan politik masuk lewat kelembutan hati itu, sambil terus menggempur dari luar,” katanya.
Rangkaian peristiwa dari Pati hingga Bone memperlihatkan bahwa tekanan terhadap pemerintahan berjalan masif dan rapi. Hingga kini, Istana dinilai belum menghadirkan strategi tandingan yang sebanding.