Jika China Masih Bersikeras Tak Beri Magnet ke AS, Trump Ancam Getok Tarif 200 Persen
RIAU24.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan keras terkait sengketa perdagangan dengan China.
Kali ini, ia mengancam akan mematok tarif impor 200 persen untuk barang-barang China jika Beijing tidak mengekspor magnet ke Washington.
Dalam jumpa pers pada Senin (25/8) di Oval Office, Trump berujar China harus memberikan AS lebih banyak magnet jika tak mau dikenakan tarif 200 persen.
"Mereka harus memberi kita magnet. Jika mereka tidak memberikannya, kita harus mengenakan tarif 200 persen atau semacamnya," kata Trump kepada wartawan saat menjamu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, seperti dikutip South China Morning Post (SCMP).
China belakangan membatasi sejumlah ekspor logam tanah jarang sebagai balasan atas kenaikan tarif yang diberlakukan Trump. Pada April, pembatasan itu diperluas dan meliputi magnet tanah jarang.
China mewajibkan perusahaan yang ingin magnet tanah jarang untuk turbin angin, mobil listrik, serta pemindai MRI agar memperoleh lisensi terlebih dulu.