AS Menolak Visa Bagi Pejabat Palestina Sebelum Pertikaian di Majelis PBB Mengenai Status Kenegaraan
RIAU24.COM - Pemerintahan Trump menyatakan pada hari Jumat (29 Agustus) bahwa mereka tidak akan mengeluarkan visa bagi pejabat senior Palestina yang berencana pergi ke New York untuk menghadiri Sidang Umum PBB pada bulan September.
Visa yang sudah diberikan juga akan dicabut, menurut Departemen Luar Negeri.
Hal ini menandai langkah tegas terhadap Otoritas Palestina di saat beberapa negara Barat sedang bersiap untuk secara resmi mengakui Palestina sebagai sebuah negara.
Mengapa hal ini penting?
Pertemuan PBB diperkirakan akan menampilkan debat sengit mengenai pengakuan Palestina, dengan AS dan Israel berdiri terpisah dari sebagian besar komunitas internasional.
Belum jelas apakah keputusan ini juga akan menghalangi Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk hadir.