Menu

Ketika DPR Disebut Hanya Perpanjangan Tangan Partai

Azhar 6 Sep 2025, 13:26
Ilustrasi Gedung DPR. Sumber: Internet
Ilustrasi Gedung DPR. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Mantan Ketua Reformasi Politik Tahun 1998, Ryaas Rasyid menilai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tak lagi berfungsi sebagai penyerapan aspirasi masyarakat.

 Hal ini dibuktikan dengan gelombang aksi masyarakat beberapa hari lalu. Dia mengartikannya sebagai bentuk kekecewaan terhadap DPR, dikutip dari rmol.id, Sabtu, 6 September 2025.

Dia hanya melihat DPR saat ini sebagai perpanjangqn tangan parpol.

"Saya melihatnya memang itu DPR RI lebih banyak berfungsi sebagai perpanjangan tangan partai politik," ujarnya.

Tak hanya dirinya, publik diyakini juga memandang para anggota DPR hanya sebagai kaki tangan partai politik.

"Sehingga aspirasi masyarakat dikesampingkan karena ketaatannya hanya pada ketua partai politik," ujarnya.

"Jadi pemegang kewenangan itu justru ada di partai atau pimpinan partai. Mereka cuma melaksanakan itu. Dan itu yang kemudian berpengaruh pada kinerja mereka," tutupnya.