Mangrove Pulau Bengkalis Jadi Daya Tarik di Mata Dunia
Menurut Mr. Dom, hasil dari pengamatan dilapangan bahwa Desa Teluk Pambang merupakan salah satu konservasi mangrove terbaik di Indonesia, yang memiliki keragaman potensi dari magrove. Maka hari ini kami tertarik datang kesini melihat langsung di lapangan.
"Kita hari ini bisa melihat langsung tempat-tempat yang telah dijadikan wilayah konservasi mangrove, selain itu kita juga melihat hasil karya lokal dan kerajinan masyarakat disini begitu unik, nantinya hasil kunjungan dan pertukaran pembelajaran ini akan menjadi bahan diskusi kita di tingkat Global Mangrove Aliance Indonesia Chapter,"ujar Mr. Dom.
Kegiatan kunjungan Lokal Karya, Pertukaran Pembelajaran Perlindungan dan Rehabilitasi Mangrove dalam Mendukung Country Proposition Indonesia” di Bengkalis dan Desa Teluk Pambang ini, berakhir dengan kunjungan di sejumlah titik konservasi mangrove.
Tempat pertama dikunjungi rombongan GMA Indonesia Chapter, usaha keripik Asyusra, usaha kerupuk Empang Kurnia, pengerajin limbah kayu, penyangga budidaya kunang-kunang dan lebah madu hingga menyelusuri sungai Kembung Luar dan blok 10 restorasi mangrove.
Sebagai Informasi, tujuan Country Proposition Indonesia menjadi salah satu negara prioritas dalam inisiatif global “Mangrove Breakthrough” yang digagas oleh Global Mangrove Alliance (GMA) bekerja sama dengan UN Climate Change High-Level Champions, serta pemerintah, sektor swasta, dan donor. Inisiatif ini memiliki sebuah tujuan besar, yaitu konservasi 15 juta hektare hutan mangrove di seluruh dunia, melalui perlindungan, rehabilitasi, serta menurunkan laju degradasi mangrove.
Inisiatif GMA di Indonesia melibatkan sejumlah organisasi konservasi, yaitu Wetlands International Indonesia, Yayasan Konservasi Alam Nusantara, Konservasi Indonesia, dan Yayasan WWF Indonesia.