Menu

Siak Berduka, Ketua Umum MKA LAMR H. Wan Said Berpulang ke Rahmatullah

Lina 5 Feb 2026, 15:38
Siak Berduka, Ketua Umum MKA LAMR H. Wan Said Berpulang ke Rahmatullah
Siak Berduka, Ketua Umum MKA LAMR H. Wan Said Berpulang ke Rahmatullah

RIAU24.COM - SIAK – Ketua Umum (Ketum) Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Siak, H. Wan Said, Kamis (5/2/2026), berpulang ke Rahmatullah. Almarhum wafat di usia 74 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Kabupaten Siak, khususnya kalangan insan adat dan jajaran pemerintahan daerah.

Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya salah satu tokoh adat sekaligus tokoh masyarakat yang selama ini dikenal sebagai penjaga marwah Negeri Istana.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Siak kehilangan salah satu tokoh adat, tokoh masyarakat, sekaligus teladan bagi negeri,” ujar Afni.

Menurut Bupati Afni, almarhum H. Wan Said merupakan sosok yang sangat disiplin dan penuh dedikasi. Selama hidupnya, almarhum dikenal selalu hadir tepat waktu dalam berbagai kegiatan Pemerintah Kabupaten Siak dan aktif mendampingi jalannya prosesi adat.

Ia juga kerap berperan langsung dalam prosesi adat penyambutan tamu kehormatan Pemerintah Daerah, termasuk meletakkan tanjak sebagai simbol penghormatan adat Melayu di Kota Siak Sri Indrapura.

“Beliau bukan sekadar pemangku adat, tetapi juga pemberi petuah dan penjaga marwah negeri,” ungkap Afni.

Selain itu, almarhum dikenal sebagai penjaga Makam Sultan Siak dan sosok yang setia merawat nilai-nilai sejarah serta budaya Melayu. Dalam setiap ziarah ke Makam Tengku Buang Asmara, almarhum kerap menyuguhkan kopi khas racikan sendiri yang terbuat dari beras, sebuah tradisi sederhana namun sarat makna kebersamaan dan penghormatan terhadap warisan leluhur.

Bupati Afni juga mengenang pesan pribadi almarhum yang hingga kini membekas dalam ingatannya.

“Beliau pernah berbisik, ‘Teguhkan hati untuk Siak. Usah terlalu dihiraukan cakap orang. Ini kampung awak, kalau tak kito, siapo lagi yang akan jago marwah negeri,’” tuturnya.

Menurut Afni, pengabdian almarhum terhadap adat dan negeri telah paripurna.

“Tunai sudah abdimu, Datuk, untuk Negeri Istana. Insya Allah husnul khotimah,” ucapnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak dan seluruh masyarakat, Bupati Afni mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.“Al-Fatihah,” doanya.(Lin)