Pulau Bengkalis Menjadi Ruang Belajar Konservasi Mangrove Nasional dan Global
“Mangrove Breakthrough” menargetkan konservasi 15 juta hektare hutan mangrove di seluruh dunia pada 2030, melalui percepatan kolaborasi dan mendorong investasi skala besar untuk pelestarian ekosistem mangrove.
Di Indonesia sendiri, organisasi konservasi anggota GMA untuk mendukung Mangrove Breakthrough meliputi Wetlands International Indonesia, Yayasan Konservasi Alam Nusantara, dan Konservasi Indonesia.
Pada 2025 lalu, kolaborasi yang disebut sebagai GMA Indonesia Chapter ini telah menghasilkan Country Proposition Indonesia, sebuah konsep yang memuat informasi terkait landscape partnership, mekanisme pendanaan, dialog kebijakan, peningkatan kapasitas, serta implementasi perlindungan dan pengelolaan mangrove di Indonesia.
Selain itu, Mangrove Breakthrough dan Country Proposition turut mendukung program pemerintah nasional, khususnya rencana aksi nasional terkait perlindungan dan pengelolaan ekosistem karbon biru.
Lokakarya di Bengkalis merupakan langkah lanjutan untuk mengkonsolidasi Country Proposition tersebut dengan memperkuat jejaring multipihak dan mempercepat aksi lapangan.
“Kerja sama sangat dibutuhkan untuk melestarikan dan memulihkan mangrove, dan GMA Indonesia Chapter memberikan contoh yang baik tentang kerja sama dalam tindakan,” ujar Benjamin Christ, peserta