Dishub Siak Siapkan Strategi Bertahap Hadapi Kendaraan ODOL
“Kami bukan tidak peduli, justru sangat peduli, termasuk kepada para sopir karena itu mata pencaharian mereka. Tapi tolong juga pahami nasib ratusan ribu masyarakat Siak yang setiap hari harus melewati jalan rusak,” ujarnya.
Bupati Afni kembali mengimbau seluruh perusahaan dan pelaku usaha agar mematuhi ketentuan tonase jalan kabupaten demi keselamatan dan kepentingan bersama.
“Kami minta tolong, ayo kita jaga sama-sama jalan kabupaten. Yang hidup dari sawit ini memang banyak, tapi yang melintas di jalan ini jauh lebih banyak lagi. Tolong ikuti aturan, ini demi kepentingan kita bersama,” pintanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Siak, Junaidi, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan strategi penanganan secara bertahap, mulai dari jangka panjang hingga jangka menengah.
Untuk jangka panjang, angkutan barang dengan muatan di atas delapan ton akan diarahkan agar tidak melintasi Jembatan Siak, dan dialihkan melalui penyeberangan feri Belantik.
“Langkah strategis yang kami lakukan antara lain inventarisasi dermaga penyeberangan Belantik dan Teluk Masjid, penyusunan MoU dengan pelaku usaha (PKS dan peron) serta pelaku angkutan, termasuk manajemen dan rekayasa lalu lintas serta perencanaan perambuan di kawasan penyeberangan,” jelas Junaidi.