Menu

Mencari Solusi Atasi Tingginya Biaya Politik

Azhar 14 Feb 2026, 10:58
Ilustrasi Pilkada. Sumber: KPU
Ilustrasi Pilkada. Sumber: KPU

Dia juga yakin di tahap kampanye yang terbatas dan terbilang sangat singkat, kandidat tidak mungkin menjangkau semuanya dengan cara-cara biasa.

"Sehingga cara yang digunakan adalah serangan fajar atau politik uang," sebutnya.

"Kalau disurvei saya ditanyakan, metode apa yang disukai? Itu pasti jawabannya tatap muka. Makanya diakali. Lewat apa? Timses. Misal dalam satu daerah, ketemuan 30 ribu orang, indexnya (biayanya satu orang dapat) Rp500 ribu, itu sudah Rp15 miliar," tambahnya.

"Belum lagi kalau ada sengketa, bayar lawyer pun mahal. Kalau ditotal untuk jadi bupati Rp30-50M. Memang mahal sekali. Ini yang kemudian kita baca," tutupnya.

 

 

Halaman: 12Lihat Semua