PT RAPP Dukung 67 Posyandu di Siak, Wabup: Sangat Membantu Daerah
RIAU24.COM - KOTO GASIB – Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengapresiasi komitmen PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting serta peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah operasional perusahaan.
Apresiasi tersebut disampaikan Wabup Siak saat menghadiri Stakeholder Meeting Program Kesehatan Masyarakat Community Development PT RAPP yang digelar di Aula Puskesmas Koto Gasib, Kecamatan Koto Gasib, Jumat (6/2/2026).
Syamsurizal menilai kehadiran program kesehatan dari dunia usaha sangat membantu pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan dasar di tingkat desa dan puskesmas, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, kami mengucapkan terima kasih kepada PT RAPP yang telah berkontribusi melalui berbagai program, khususnya di bidang kesehatan. Program seperti ini sangat membantu kami, terutama dalam upaya penurunan stunting dan peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, puskesmas, dan perusahaan agar program kesehatan yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah tentu membutuhkan dukungan, khususnya untuk pelayanan kesehatan di puskesmas. Kebutuhan dasar dapat dibantu melalui program CSR perusahaan, sementara program berskala besar akan kami upayakan melalui kementerian agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Departemen Community Development PT RAPP, Ferdinand Leohansen Simatupang, menjelaskan bahwa perusahaan memiliki dua program prioritas kesehatan masyarakat di wilayah operasionalnya di Kabupaten Siak.
“Program pertama adalah percepatan penurunan stunting melalui kemitraan dengan 67 posyandu di 28 desa pada tujuh kecamatan. Program kedua adalah peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan Ibu dan Anak yang bermitra dengan lima puskesmas,” jelas Ferdinand.
Ia menyampaikan bahwa kedua program tersebut direncanakan berjalan hingga tahun 2030 agar dampak yang diharapkan dapat tercapai secara optimal.
“Sepanjang tahun 2025, PT RAPP telah melakukan penguatan terhadap 67 posyandu melalui peningkatan kapasitas kader, pemberian makanan tambahan, serta penyuluhan bagi balita dan ibu hamil sebanyak 7.385 paket,” ungkapnya.
Selain itu, PT RAPP juga melaksanakan pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan untuk 25 bayi, penyuluhan kesehatan di 28 desa, serta program Rumah Anak Sigap.
Memasuki tahun 2026, PT RAPP tetap memprioritaskan program percepatan penurunan stunting di 28 desa serta peningkatan pelayanan puskesmas sesuai dengan standar pelayanan minimal kesehatan ibu dan anak.(Lin)