Cuaca Panas Picu Karhutla di Mempura, 2,5 Hektare Lahan Terbakar dalam Sepekan
RIAU24.COM - SIAK – Suhu panas yang melanda Kabupaten Siak dalam beberapa hari terakhir mulai berdampak pada meningkatnya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Terbaru, sekitar setengah hektare kebun sawit warga di Kampung Merempan Hilir, Kecamatan Mempura, terbakar pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 13.10 WIB.
Tim gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman, dan api berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.45 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, mengatakan bahwa lahan yang terbakar diperkirakan seluas setengah hektare. Sementara identitas pemilik lahan masih dalam proses pendataan.
“Dalam beberapa hari terakhir total lahan yang terbakar di Siak sudah mencapai kurang lebih 2,5 hektare, termasuk kejadian di Mempura,” jelas Novendra, Rabu (11/2/2026).
Tak hanya kebakaran lahan, BPBD juga mendeteksi enam titik panas (hotspot) di dua kecamatan. Empat titik panas berada di Kampung Teluk Manus, Kecamatan Sungai Apit, dan dua titik lainnya terpantau di Minas Barat, Kecamatan Minas.
Menyikapi kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Siak menerbitkan Surat Edaran Nomor: 300.2/BPBD-PK/X tentang Antisipasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan tertanggal 11 Februari 2026.
Dalam surat edaran itu, pemerintah kecamatan diminta meningkatkan koordinasi dengan TNI, Polri, perusahaan BUMD dan swasta, pemerintah kampung, Manggala Agni, serta Masyarakat Peduli Api (MPA). Upaya pencegahan dilakukan melalui patroli rutin, pengecekan sekat kanal dan embung, menjaga kelembaban lahan gambut, serta pemantauan berkala terhadap informasi hotspot.
“Kami juga meminta perusahaan yang beroperasi di wilayah Siak untuk ikut berpartisipasi dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla di area kerja masing-masing dalam radius lima kilometer,” tegasnya.
Selain itu, camat, lurah dan penghulu diminta aktif mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diingatkan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau menyalakan api di area rawan.
BPBD Siak mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kejadian karhutla melalui Call Center Siak Siaga 112 atau ke Pos BPBD terdekat yang tersebar di enam cluster wilayah kerja di Kabupaten Siak.
Dengan meningkatnya suhu dan munculnya sejumlah titik panas, BPBD berharap seluruh elemen dapat meningkatkan kewaspadaan guna mencegah meluasnya kebakaran lahan di wilayah tersebut.(Lin)