Kritik Rocky Gerung: Demokrasi Bisa Berubah Jadi Republic of Fear
“Ini bukan percakapan antarindividu, melainkan percakapan warga negara dengan kepala negara. Dalam logika demokrasi, kecurigaan warga negara tidak mengandung unsur kriminal. Itu adalah hak rakyat untuk meminta pertanggungjawaban,” jelasnya.
Bagi Rocky, demokrasi yang sehat ditandai dengan adanya ruang bebas bagi kritik, perdebatan intelektual, dan keberanian rakyat untuk mempertanyakan kebijakan negara. Tanpa itu, negara hanya akan semakin dominan, sementara pejabat publik kian jauh dari tanggung jawab aslinya, yakni melayani rakyat.
“Rakyatlah yang berdaulat. Negara hanya alat. Begitu logika ini terbalik, konstitusi kehilangan ruhnya, dan demokrasi berubah menjadi formalitas belaka,” tutupnya.
Hari Konstitusi, menurut Rocky, tidak seharusnya menjadi seremoni belaka, melainkan momentum untuk menegaskan kembali bahwa negara hadir karena rakyat, bukan rakyat karena negara. Konstitusi hanya akan bermakna jika dijalankan berdasarkan prinsip kedaulatan rakyat, bukan dominasi kekuasaan.
(***)