Musim Kemarau, MUI Bengkalis Serukan Umat Islam Gelar Do'a Turun Hujan
RIAU24.COM - BENGKALIS – Menanggapi kondisi kemarau panjang yang melanda wilayah Pulau Bengkalis dan sekitarnya, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis menerbitkan surat imbauan terkait pelaksanaan doa meminta hujan.
Kondisi kekeringan saat ini dinilai telah berdampak serius pada berkurangnya ketersediaan air bersih, sektor pertanian, hingga meningkatnya risiko bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mengganggu aktivitas masyarakat.
Dalam surat tausyiah Nomor: Rek.003/DP.K.MUI-BKS/II/2026 yang ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Bengkalis, H. Amrizal, M.Ag, dan Sekretaris Umum, Affan Zahidi, M.I.S, terdapat empat poin utama yang disampaikan kepada masyarakat.
Pertama, Umat Muslim diimbau untuk melakukan muhasabah (evaluasi diri), memohon ampunan, serta meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT.
Kedua, seluruh Imam Masjid dan Mushala diminta membacakan doa khusus memohon hujan setiap selesai memimpin salat berjamaah lima waktu.
Ketiga, para Khatib diharapkan menyisipkan doa memohon hujan pada saat khutbah kedua dalam salat Jumat.