Menu

Gibran Disebut Wakil Presiden 'Tak Dianggap', Dedi Kurnia Syah Beberkan Hasil Analisisnya 

Zuratul 24 Oct 2025, 17:29
Gibran Disebut Wakil Presiden 'Tak Dianggap', Dedi Kurnia Syah Beberkan Hasil Analisisnya.
Gibran Disebut Wakil Presiden 'Tak Dianggap', Dedi Kurnia Syah Beberkan Hasil Analisisnya.

Dedi kemudian menyinggung analogi klasik tentang posisi wakil presiden sebagai “ban serep”. Dalam konteks sejarah Indonesia, istilah itu sudah sering muncul, tetapi kini, katanya, maknanya semakin kabur. 

“Ya, dalam sejarah, wakil-wakil presiden selama ini memiliki kapabilitas komplementer terhadap presiden,” jelasnya. 

“Misalnya menanggulangi konflik, meredam situasi sosial, atau melakukan konsolidasi nasional. Tetapi kalau wakil hanya berada dalam struktur nomenklatur tanpa punya ruang gerak nyata, maka dia tetap jadi status saja, bukan aktor yang efektif.”

Ia menilai, sejauh ini Gibran masih tampak belum menemukan peran strategisnya. 

“Secara struktur ya beliau wakil presiden,” ujarnya hati-hati. “Tapi dari sisi kewenangan dan gerak-gerik tampaknya teramputasi. Kalau dibandingkan dengan wakil presiden sebelumnya yang lebih aktif, Gibran belum memenuhi standar itu.”

Kondisi tersebut menciptakan dilema tersendiri. Di satu sisi, publik berharap generasi muda tampil membawa perubahan. 

Halaman: 345Lihat Semua